Manajemen Mutu Pada UKM - PARANASHTA – 100% Cinta Produk Indonesia

Manajemen Mutu Pada UKM

Oleh. Paranashta
4 February 2021 (1:25 AM)
Bagikan

Paranashta – Sebelumnya kami telah membahas tentang Kemasan Produk dan kali ini kami akan membahas tentang Manajemen Mutu Pada UKM. Kegiatan manajemen mutu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) masih dilakukan dalam bentuk sederhana, pemeriksaan masih ditekankan pada pengamatan visual secara kualitatif. Kegiatan manajemen mutu ada beberapa tahapan yaitu Perencanaan Mutu, Pengendalian Mutu dan Perbaikan Mutu.

Perencanaan Mutu yaitu mengetahui kebutuhan dan persyaratan konsumen dengan cara melakukan wawancara langsung dengan konsumen, melihat contoh model di mall dan melihat produk dari buku atau majalah. Selanjutnya, merancang proses dan peralatan pembuatan produk dengan cara melakukan kunjungan dan observasi ke industri produk yang lebih besar (Benchmarking) tetapi belum membuat prosedur tertulis.

Pengendalian Mutu yaitu menyusun standar dan spesifikasi menggunakan acuan model dari pemesan (pembeli dari dalam maupun luar negeri) dan membuat cetakan serta pola sesuai ukuran produk. Selanjutnya, melakukan pemeriksaan dan sortasi atau pemilahan secara visual, memeriksa bahan baku ketika membeli, memeriksa dan sortasi oleh karyawan.

Perbaikan Mutu yaitu melakukan benchmarking untuk melihat peralatan dan proses pada industri produk yang lebih besar. Selanjutnya, Melihat model – model di mall, buku dan majalah.

 

STANDAR NASIONAL INDONESIA DAN ISO 9000 – 2001

Standar Nasional Indonesia (SNI) merupakan penerapan standarisasi kepada pelaku usaha di samping untuk melindungi konsumen juga bertujuan untuk mendukung persaingan perdagangan yang sehat di dalam negeri sehingga dapat meningkatkan daya saing produk, khususnya produk UKM. Untuk menghadapi persaingan ini diperlukan adanya daya saing UKM melalui SNI yang diyakini dapat meningkatkan daya saing untuk home industry atau industri rumah tangga.

sni

 

MANAJEMEN MUTU

Manajemen Mutu dapat didefinisikan sebagai sistem dimana yang memiliki tujuan untuk mengurangi dan menghilangkan spesifikasi, standar, harapan pelanggan yang tidak sesuai dengan cara yang paling efektif dan efisien. Selain itu Manajemen Mutu juga dapat diartikan sebagai tindakan untuk mengawasi semua kegiatan dan tugas – tugas yang diperlukan untuk mempertahankan tingkat mutu yang diinginkan. Ini termasuk penentuan kebijakan mutu, menciptakan dan menerapkan perencanaan mutu dan jaminan, dan kontrol kualitas serta peningkatan kualitas. Hal ini juga dapat disebut sebagai Total Management Quality (TMQ).

Sistem Manajemen Mutu bertujuan untuk menetapkan visi untuk karyawan, menetapkan standar bagi karyawan, membangun motivasi dalam perusahaan, membantu melawan resistensi terhadap perubahan dalam organisasi, dan membantu mengarahkan budaya perusahaan.

 

KRITERIA SISTEM MANAJEMEN MUTU

Badan Standarisasi Nasional (BSN) mengadaptasi Sistem Standarisasi Manajemen (SMM) International Organization for Standarization (ISO 9000) menjadi SMM SNI 19-9000-2001 dengan kriteria Sistem Manajemen Mutu sebagai berikut

sistem-manajemen-mutu

Tujuan dari adopsi ini adalah untuk memenuhi keinginan masyarakat standarisasi di Indonesia dalam menyediakan dokumen SNI yang selelu selaras dengan standar internasional yang berkaitan.

 

8 PRINSIP MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2000

Keuntungan yang didapatkan dengan menjalankan iso 9001 adalah terpenuhi kebutuhan sesuai dengan harapan organisasi dan regulasi yang berlaku dan memberikan efek positif yang dapat meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap kinerja dan mutu organisasi sehingga berdampak pada penurunan biaya produksi dan meningkatnya produktivitas. Berikut ini beberapa prinsip manajemen mutu yaitu antara lain :

prinsip-manajemen-mutu

 

KOMPONEN UTAMA MANAJEMEN MUTU

Manajemen Mutu memainkan peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kekuatan daya saing para UKM di dalam pasar global yang terus menerus berubah, disamping pengiriman yang cepat (Speed of Delivery), kualitas produk juga menjadi salah satu elemen yang penting bagi UKM untuk dapat bersaing. Berikut ini beberapa komponen – – komponen utama dalam manajemen mutu yaitu antara lain

komponen-utama-manajemen-mutu

 

5 KONSEP MANAJEMEN MUTU

konsep-manajemen-mutu

 

Sumber Bacaan :

  1. Modul Pelatihan dan Pendampingan Rumah Kreatif BUMN
  2. isokonsultindo.com

Sumber Gambar :

  1. Modul Pelatihan dan Pendampingan Rumah Kreatif BUMN
  2. isokonsultindo.com

 


Anda Pelaku Usaha atau UKM?
Ingin mempublikasikan informasi usaha atau produk?
Ingin usaha atau produk di kenal secara luas melalui internet?

Konsultasikan kepada kami melalui tombol di bawah ini


Bagikan Informasi :
Terakhir disunting : 6 months yang lalu..

Terkait


Komentar telah ditutup.

×

×

Butuh bantuan?

×

×

PARANASHTA – 100% Cinta Produk Indonesia PARANASHTA – 100% Cinta Produk Indonesia

Dapatkan! Info & Produk Terbaru

melalui media sosial PARANASHTA – 100% Cinta Produk Indonesia :
Subscribe    

×


×

×

Belum ada produk..
    Subtotal:

    * Belum termasuk ongkir..
    %0A%0A— — — — — — — — — — —%0A%0A — — — — — — — — — — —%0A%0ASubtotal : **%0A%0A — — — — — — — — — — —%0A%0A


    Catatan : Total harga + ongkir yang harus dibayar akan diinformasikan oleh admin PARANASHTA – 100% Cinta Produk Indonesia, setelah mengirim data pesanan.

    Kirim Pesanan